1. Rahasia pertama ialah berbuat kebaikan
“Sesungguhnya kebaikan itu membuahkan semburat cahaya di wajah, lentera di hati, meluasnya rezeki, kuatnya badan, rasa cinta di hati orang. Dan sungguh dalam keburukan terdapat kepekatan di wajah, kegelapan di kubur, kelemahan badan, kurangnya rezeki, dan kebencian di hati orang.” (Abdullahbin Abbas)
Kalau menurut atsar Ibnu Abbas di atas, berarti salah satu penyebab wajah bercahaya ialah Berbuat
Kebaikan. Orang yang suka berbuat baik, maka hatinya menjadi tentram dan akan keluar sebuah senyuman
yang murni dan nrimo dari hatinya yang baik. Kebaikan hati itu pun terpancar melalui wajahnya. Ini terbukti dikala salah satu sahabat sejati ana memberi hadiah buah pisang. Setelah memperlihatkan hadiah itu, ana
melihat wajahnya menjadi lebih berseri dari sebelumnya.. atau lebih bercahaya dari sebelumnya. Ini baru
pola kecil, bagaimana bila kebaikan itu dilakukan terus- menerus? Anda bisa menebaknya sendiri.
2. Rahasia kedua ialah shalat tahajud
Ulama kharismatik kota Basrah, Al Hasan Al Basri pernah ditanya orang,“Kenapa orang-orang yang
membiasakan diri salat tahajjud di malam hari mukanya tampah cerah, berseri-seri dan berwibawa?“Beliau
menjawab, “Karena mereka selalu bercengkerama dengan Tuhan yang Maha Penyayang di kegelapan malam, maka Dia pun memperlihatkan kepada mereka cahaya dari cahaya-Nya“.
Abdul Aziz bin Umair menggambarkan kecantikan dan kewibawaan orang yang rajin salat tahajjud dengan
mengatakan, “Anda akan melihat cahaya kebesaran pada mereka, Anda juga akan melihat bekas-bekas
dedikasi di antara kedua mata mereka. Sesungguhnya orang yang mau memutuskan sebagian
kepentingan duniawinya. Demikian juga dengan orang yang memutus korelasi dengan-Nya, Allah juga
akan memperlihatkan bekas-bekasnya kepadanya “. Dalam kaitan ini Said bin Al Musayyab
ra berkata, “Sesungguhnya orang yang selalu salat malam, Allah akan menjadikan pada wajahnya sinar,
sehingga beliau dicintai oleh seluruh umat, bahkan orang yang belum mengenalnya sekalipun. Orang akan
berkata, “Aku sungguh menyenangi orang ini “. Orang yang mempunyai wajah bercahaya itu, waktu malamnya dipakai untuk bermunajat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ia terbangun dari tidur yang menyelimutinya. Apabila siang menjelang, merekajauh dari kehidupan yang serba nikmat. Allah lah yang memperlihatkan cahaya pada orang yang memakai waktunya dengan baik dan memperbaiki kesalahan-kesalahannya. Yang matanya disibukkan dengan tangis alasannya merasa melaksanakan hal-hal yang diharamkan. Lisannya tertahan -dalam diamnya- dari hal-hal yang menghancurkan. Tangannya tertahan, alasannya takut terjerumus syahwat. Langkahnya terkendali dengan muhasabah.
3. Rahasia ketiga ialah berwudhu
“Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari selesai zaman nanti dalam keadaan dahi, kedua tangan dan kaki mereka bercahaya, alasannya bekas wudhu’.” (HR. Al Bukhari no.136 dan Muslim no. 246)
Dapat dipastikan tak ada satu produk kecantikan pun yang bisa menandingi cahaya yang terpancar
dari wajah orang-orang yang terjaga wudhu’nya. Karena cahaya dari air wudhu tak hanya dirasakan di dunia
tapi di hari selesai zaman pun mereka akan gampang dikenali Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, sebagaimana
diriwayatkan dalam sebuah hadits, “Bagaimana engkau mengenali umatmu sesudah sepeninggalmu, wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam? Kemudian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Tahukah kalian bila seseorang memilki kuda yang berwarna putih pada dahi dan kakinya diantara kuda-kuda yang yang berwarna hitam yang tidak ada warna selainnya, bukankah beliau akan mengenali kudanya? Para shahabat menjawab: “Tentu wahai Rasulullah.” Rasulullah berkata: “Mereka (umatku) nanti akan tiba dalam keadaan bercahaya pada dahi dan kedua tangan dan kaki, alasannya bekas wudhu’ mereka.” (HR. Mslim no.
249)
4.Rahasia keempat ialah berpuasa
Beberapa tahun kemudian salah seorang muslimah melihat seorang perempuan yang memancarkan wajah yang berbeda dari perempuan lain. Orang-orang bahagia dengan kehadirannya dan merasa kehilangan dikala beliau tidak ada. Sebenernya wajah perempuan itu biasa saja bahkan berkulit hitam. Awalnya muslimah itu menduga hanya beliau yang mempunyai prasangka wacana pancaran wajahnya. Ternyata temen-temannya pun menyatakan hal yang sama. Dia pun berusaha untuk mencari tahu. Apa yang menciptakan wajah perempuan ini begitu menarik.
Muslimah itu curiga, beliau niscaya melaksanakan ibadah sunah secara rutin. Ketika ada kesempatan, hal itu ditanyakan kepadanya. Awalnya perempuan yang mempunyai wajah bercahaya itu tidak mau menjawab. Setelah
didesak, beliau gres mengaku bahwa selama lima tahun, beliau terus menerus puasa senin-kamis dan apabila haid
pada hari itu,dia menggantinya dengan puasa daud. Wanita ini juga hampir setiap malam salat tahajud.
Luar biasa. Ini ialah salah satu bukti, bahwa kedekatan kita kepada Allah akan mengakibatkan pancaran
keagungan masuk akal alasannya apa saja yang mendekati sumber cahaya, beliau akan terkenan pancaran cahaya.
Disuatu jum'at beberapa bulan yang lalu...
kulihat wajah mereka bercahaya...
mereka masih muda...
di Masjid peninggalan Panembahan Bodho...
Santri-santri yang luar biasa

Comments
Post a Comment