Rahasia Kesehatan Nabi Muhammad Saw

ajurNA:
APA RAHASIA KESEHATAN NABI MUHAMMAD SAW ?

4B KIAT HIDUP SEHAT” sebagaimana yang dijalani oleh Rasululllah Saw:
1. BANYAK MINUM MADU (Q.S AN-NAHL 69) & AIR PUTIH
2. BERBEKAM 1 BULAN 1 X & BANYAK OLAHRAGA (HR.Bukhari )
3. BERFIKIR POSITIF / TIDAK BERBURUK SANGKA(Q.S.Al-Hujurat 12)
4. BANGUN MALAM UNTUK SHOLAT TAHAJJUD (Q.S. Al-Isra’ 79)
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari selesai zaman dan dia banyak menyebut Allah. (Al-Ahzab 21)


1. BANYAK MINUM MADU ( AN-NAHL 69 ) & MINUM AIR PUTIH
“ kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (MADU) yang majemuk warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan” (An-Nahl 69)
Ini sesuai dengan sunnah Rasul, Madu dan air Putih itu LUAR BIASA KHASIATNYA. Madu yaitu obat yang menyembuhkan kata Allah didalam Al Qur’an,sudah tidak diragukan lagi keunggulannya, Subhanallah. Disamping itu madu memiliki KEISTIMEWAAN yaitu :

• Sangat cepat diserap oleh tubuh
• Tanpa proses pencernaan
• Tidak ada ampas
• Kandungannya 60% dari darah jadi sangat cepat diserap oleh darah
• 1 sendok makan = 1 butir telur
1 kilo gram madu = 3 kg daging sapi segar


2. BERBEKAM 1 BULAN 1X & BANYAK OLAHRAGA
Imam At Tirmidzi didalam jami’nya, dari Humaid At Thawil ra, dari Anas bin Malik ra, dari Nabi Muhammad SAW dia bersabda“ Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan yaitu Bekam “ (HR. Al Bukhari No. 5696 dan Muslim No. 1577, Hadits shahih berdasarkan syarat Asy-Syaikhany. Al-Albany menshahkannya As-Silsilag Ash-Shahihah, 1053.26. Lihat pula Musnad Ahmad). Dan sabdanya lagi “ Tidak ada obat yang sanggup disetarakan dengan berBekam dan mengeluarkan darah (fashd) “ Juga sabdanya lagi, “ Sesungguhnya syaitan berjalan dalam diri anak adam melalui susukan darah “. Sahabat Abdullah bin Umar ra berkata, “ Terdapat banyak manfaat dari memelihara darah “ Rasulullah SAW memuji orang yang berBekam, “ Dia membuang darah yang kotor, meringankan badan serta menajamkan penglihatan “
“ Jibril memberitahukan kepadaku bahwa Bekam yaitu pengobatan yang paling bermanfaat bagi insan “ ( Shahihul Jami, 218 berdasarkan Syaikh Al-Albany).
Bekam merupakan Perawatan, Pencegahan serta Penyembuhan Penyakit yang telah dipraktekkan sendiri oleh Rasulullah SAW, sebagaimana Baginda SAW sendiri diperintahkan oleh para Malaikat ketika Beliau SAW di Isra dan di Mi’rajkan oleh Allah SWT ke Sidratul Munthaha “ Pada malam saya di Isra Mi’rajkan, saya pada waktu itu melewati sekerumunan Malaikat dan mereka berkata : Ya Muhammad anjurkan kepada umatmu untuk berBekam “ (HR. At Tirmidzi). Allah SWT mewajibkan kita satu bulan dalam setahun yaitu di Bulan Ramadhan untuk menyucikan Rohani dengan berpuasa, maka wajarlah bila Rasulullah SAW menyunahkan kita untuk berBekam satu bulan sekali bagi membersihkan Jasmani kita.

Beliau tidak pernah bermalas-malasan apalagi tidur berlebih-lebihan, Beliau selalu Aktif dan Bekerja. Nah bagi ibu-ibu rumah tangga pekerjaan sehari-hari bekerjsama juga merupakan olahraga asal dilakukan dengan hati yang bahagia dan lapang dada (jangan gerundel). Tapi sebaliknya, kalau semua pekerjaan rumah oleh pembantu dan kita hanya duduk saja tentu badan juga kurang bergerak, apalagi kalau tidak pernah berolahraga. Olahraga dan gerak badan selain menjaga kesehatan juga menciptakan Awet muda.


3. BERPIKIR POSITIF “TIDAK SU’UDZHON / TIDAK BERBURUK SANGKA” (AL-HUJURAT 12 )
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu yaitu dosa dan janganlah kau mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kau menggunjing yang lain. Sukakah salah seorang diantara kau memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kau merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang” (Al-Hujurat 12). Contonya ketika berdakwah, Rasulullah SAW pernah dihina, dicaci, disakiti, diteror oleh kaum kafir Quraisy, tapi semua itu tidak menciptakan Beliau kecewa, patah semangat, apalagi stress. Beliau menghadapi setiap kesulitan dengan senyum, ketika ada beban yang berat Beliau tawakal kepada Allah. Rasullah SAW selalu berfikir konkret wacana perilaku orang lain, melihat persoalan yang ada dengan hati dan pikiran yang jernih dan tenang. Sehingga kesehatan jiwa dia terjaga dan besar lengan berkuasa terhadap fisik. Karena kita ketahui STRESS ITU BISA MEMICU BERBAGAI PENYAKIT. Banyak hikmah yang sanggup kita petik dari kiat ketiga ini, misalnya : kalau diantara kita ada yang belum menerima jodoh, berfikir konkret bahwa ketika ini Allah masih memberi kita kesempatan yang lebih luas untuk mengabdi kepada kedua orang renta kita. Contoh lain : ketika kita kehilangan dompet, jangan stress sebab belum tentu dengan stress dompet kita akan kembali. Tapi berfikirlah tenang, berusahalah untuk mendapatkannya kembali dan mendoakan orang yang mengambilnya atau yang menemukannya semoga ia menerima hidayah. Tenang dan jangan panik, pandanglah setiap tragedi dengan positif, mungkin kita malas sedekah atau Allah sedang menguji kesabaran kita.


4. BANGUN MALAM UNTUK SHALAT TAHAJJUD (AL-ISRA 79)
“Dan pada sebagian malam hari shalat tahajjudlah kau sebagai ibadah suplemen bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kau ke Tempat yang terpuji” (Al-Isra 79) Rasulullah SAW selalu menikmati berdiri malam untuk shalat tahajjud. Shalat tahajjud itu sanggup menenangkan jiwa, sebab kondisi hening dan hening akan menciptakan jiwa kita lebih khusyu dan sanggup sepuasnya curhat kepada Allah SWT sekaligus merenung tanpa diganggu oleh kesibukan dan aktifitas ibarat disiang hari. Makara dari sisi kejiwaan, shalat Tahajjud menciptakan jiwa hening asal dilakukan dengan keikhlasan. Selain itu gerakan-gerakan shalat yang teratur juga merupakan olahraga yang sanggup menjaga KESEHATAN. Alangkah baiknya kalau TIDUR DI AWAL yaitu SETELAH SHALAT ISYA (kecuali ada tamu). Jangan lagi melaksanakan aktifitas berat, semoga ketika berdiri malam TUBUH KITA SUDAH SEGAR KEMBALI. Tapi sayangnya masih banyak dari kita yang tidur larut malam sehingga ketika Shalat Tahajjud kondisi badan kita kurang segar dan mengantuk,sehingga hasil yang dicapai tidak maksimal.

“ Didalam sistem pengobatan Tuhan, kesembuhan dan kesehatan bukan hal yang utama yang di lakukan dokter-dokter pada umumnya. Tuhan dalam sistemnya, menetapkan bahwa Tuhan yaitu sesuatu yang utama, dapatkan Tuhan, Insya Allah akan dapatkan segala-galanya; kesehatan, kesembuhan yang di harapkan”. (Abuya Syeikh Imam Ashari Muhammad At Tamimi).


Semoga kita menjadi hamba Allah SWT yang cerdik brsyukur atas segala Ni’mat yang diberikan termasuk Kesehatan yang kita rasakan ketika ini, mudah-mudahan Allah SWT selalau membimbing kita semua kepada jalan yang lurus dan Sunnah Kekasihnya Rasulullah SAW….Amin !

Comments