ajurNA: Diriwayatkan bahwa Kaisar Romawi menulis surat kepada Ma'awiyah bin Abi Sufyan yang dibawa oleh seorang utusan. Isi surat tersebut adalah:
1. Beritahukan kepada saya wacana suatu yang tidak ada kiblatnya (pengimaman)
2. Tentang yang tidak punya Ayah
3. Tentang yang tidak punya keluarga (ayah-Ibu)
4. Tentang orang yang dibawa-bawa oleh kuburannya
5. Juga wacana tiga binatang yang tidak dicipta dalam rahim
6. Tentang sesuatu,setengahnya dan yang tidak terbilang.
7. Kirimlah kepadaku dalam botol suatu bibit (sumber dari segala sesuatu)".
Ma'awiyah r.a. lalu mengirimkan surat dan botol tersebut kepada Abdullah Ibnu Abbas r.a., pakar dan tokoh ulama fikih.
Ibnu Abbas r.a. menjawab sebagai berikut:
1. Yang tidak punya kiblat(pengimaman) yaitu KA'BAH.
2. Yang tidak punya Ayah yaitu Nabi ISA AS.
3. Yang tidak punya keluarga (ayah-ibu) yaitu Nabi ADAM AS.
4. Yang dibawa-bawa oleh kuburannya yaitu YUNUS AS yang ditelan oleh ikan hiu.
5. Adapun tiga Hewan yang tidak dicipta dalam rahim ialah domba Nabi Ibrahim as., unta betina Nabi Saleh as., dan ular Nabi Musa as.
6. Adapun “sesuatu” itu ialah orang pintar yang memakai akalnya. “Setengah” (separo) dari sesuatu ialah orang yg tidak pintar tetapi mengikuti pendapat orang-orang yang berakal. Adapun yang “tidak terbilang” ialah orang yang tidak pintar dan tidak mau mengikuti pikiran orang-orang yang berakal.
7. Kemudian, ia mengisi botol sampai penuh dengan air dan berkata,"Air yaitu bibit (sumber) dari segala sesuatu."
Jawaban surat Ma'awiyah dikirimkan kepada Kaisar dan Beliau (Kaisar) pun menanggapinya dengan penuh kekaguman.
Comments
Post a Comment