Al-Qur'an Dan Bukti Keotentikannya

Materi PAI MA

Materi Pokok        : Al-Qur’an dan bukti keontetikannya
Mata Pelajaran     :  Qur'an Hadits
Kelas/Semester    :  X / Ganjil
Alokasi Waktu      : 2 jam pelajaran (2x45 menit)
Pertemuan             : Pertama
A.    Standar Kompetensi:
1.      Memahami pengertian Al-Qur’an dan bukti keotentikannya
B.     Kompetensi  Dasar
1.1    Menjelaskan pengertian al-Qur’an berdasarkan para ahli
C.    Indikator :
§  Menguraikan pengertian al-Qur’an berdasarkan bahasa
§  Menjelaskan pengertian al-Qur'an berdasarkan beberapa pendapat para ahli.
§  Menyimpulkan pengertian al-Qur'an dari beberapa pendapat para ahli.

D.    Bahan Ajar :
§  Pengertian al-Qur'an berdasarkan bahasa
Secara bahasa al-Qur’an merupakan masdar dari kata qara’a-yaqra’u-qiraatan-wa qur’aanan, yang artinya bacaan atau yang dibaca. Al-Qur’an merupakan kalam yang kuasa yang merupakan bacaan bagi kaum muslimin, alasannya tiada suatu bacaan di dunia ini yang sebanding dengannya. Sebagai orang Islam sepantasnya kita membaca, memahami, dan mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya untuk menjamin kelangsungan hidup di dunia dan di darul abadi kelak.
Di dalam firman-Nya, Allah telah menunjukan perihal keberadaan dan keutamaan al-Qur’an di kalangan umat ini, diantaranya:
a.         Surah al-Fushilat ayat 3
كِتَابٌ فُصِّلَتْ آيَاتُهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
 “Kitab yang dijelaskan ayat-ayatnya, Yakni bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui”
b.         Surah al-Qiyamah ayat 17-18
إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُ وَقُرْآنَهُ۞ فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتَّبِعْ قُرْآنَهُ۞
 “Sesungguhnya atas tanggungan kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya. Apabila Kami telah selesai membacakannya Maka ikutilah bacaannya itu.”
Allah juga memakai kata al-Qur’an sebagai salah satu nama dari kitab-Nya yang diturunkan kepada nabi utusan yaitu nabi Muhammad SAW, untuk kemudian disampaikan kepada umatnya sebagai petunjuk dan keterangan bagi kehidupan di dunia. Sebagaimana diterangkan dalam Surah al-Baqarah ayat 185.
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ
 “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Alquran sebagai petunjuk bagi insan dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).”
§  Pengertian berdasarkan pendapat para ahli:
Secara istilah ada beberapa pengertian al-Qur’an, antara lain:
     Muhammad  Abduh
“Al-Kitab yakni Al-Qur’an ialah bacaan yang telah tertulis dalam mushaf yang terjaga dalam hafalan-hafalan umat Islam.”
     Muhammad Khudhari Beik
“Al-Qur’an ialah firman Allah yang berbahasa Arab diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk dipahami isinya dan diingat selalu, disampaikan kepada kita secara mutawatir, ditulis dalam mushaf dimulai Surah al-Fatihah diakhiri surah an-Naas.”
     Muhammad Abdul Azim az-Zarqani
“Al-Qur’an ialah kitab yang menjadi mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, tertulis dalam mushaf disampaikan secara mutawatir.”


§  Kesimpulan dari banyak sekali pendapat dari para ahli
Dari pengertian-pengertian di atas sanggup dipahami bahwa al-Qur’an mengandung beberapa unsur antara lain:
a.         Wahyu atau kalam Ilahi yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW
b.         Mukjizat bagi Nabi Muhammad SAW
c.         Diturunkan secara mutawatir
d.        Merupakan bacaan mulia dan membacanya bernilai ibadah
e.         Tertulis dalam mushaf-mushaf, yang dimulai dari Surah al-Fatihah hingga surah An-Naas
f.          Lafalnya berbahasa Arab
g.         Senantiasa terpelihara dari banyak sekali bentuk  dan pemalsuan
h.         Tidak akan ada seorangpun yang sanggup menciptakan yang serupa dengannya, sekalipun jin dan insan berkumpul untuk membuatnya
Dengan demikian al-Qur’an ialah makhluk Allah yang berupa bacaan, yang diturunkan memakai bahasa Arab melalui mediator Malaikat Jibril secara Tadriji atau berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW untuk disampaikan kepada umatnya. Kitab ini telah ditulis secara mutawatir dan tertulis rapi dalam mushaf Utsmani. Sudah banyak dari kalangan sahabat, tabi’in, dan pengikut nabi yang menghafalkan al-Qur’an. Kitab al-Qur’an didahului dengan surah al-Fatihah dan diakhiri dengan surah an-Naas.
E.     Metode Pembelajaran
§  Model        :  Quantum Teaching dan Quantum Learning
§  Metode      : Ceramah; Tanya jawab; Diskusi; Penugasan; Inquiri; Demonstrasi
F.     Langkah Pembelajaran :
·      Kegiatan Awal

§  Mengucapkan salam dan membaca do’a bersama dipimpin oleh guru.

§  Mengkondisikan kelas.

§  memberi motivasi dan menjelaskan tujuan pembelajaran


·      Kegiatan Inti
§  Guru bertanya mengenai Al-Qur’an
§  Guru memperlihatkan tanggapan dan citra mengenai al-Qur’an berdasarkan bahasa
§  Guru membimbing siswa untuk membagi kelompok menjadi tiga kelompok dan memperlihatkan kata kunci yang berbeda perihal pengertian al-Qur’an berdasarkan pendapat para ahli:
           Pengertian al-Qur’an berdasarkan istilah berdasarkan pendapat Muhammad Abduh
           Pengertian al-Qur’an berdasarkan istilah berdasarkan pendapat Khudari Beik
           Pengertian al-Qur’an berdasarkan istilah berdasarkan pendapat Abdul Azim az-Zarqani
§  Siswa diberi kesempatan mengerjakan secara berkelompok
§  Tiap kelompok diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil kerjanya dan kelompok lain menanggapi
§  Guru mengklarifikasi tanggapan dari setiap kelompok
§  Guru bertanya perihal kesimpulan dari pendapat para jago mengenai al-Qur’an
·      Kegiatan Akhir
§  Guru memperlihatkan latihan/ kiprah rumah yang telah disiapkan.
§  Guru memperlihatkan motivasi kepada siswa untuk memperbanyak membaca al-Qur’an dan rajin belajar
§  Mengakhiri pelajaran dengan mengucapkan hamdalah dan salam
G.    Sumber Belajar
§  Buku Paket Qur’an Hadits MA kelas X semester 1
§  Departemen Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahnya. Bandung.CV Penerbit Diponegoro.2005
§  LKS MA kelas X semester 1
§  Depag, al-Qur'an dan Tafsirnya
§  Masyfuk Zuhdi,Pengantar ulumul Qur'an
§  Muhammad Ali Ash-Shabuuny,Studi Ilmu al-Qur'an
§  Muhammad Amin Suma, Studi ilmu-ilmu al-Qur'an
§  Muhammad bin Alawi al-Maliki Al-Hasni, Zubdah al-Itqan fi 'Ulum al-Qur'an
§  M. Quraish Shihab, Membumikan al-Qur'an
§  TM. Hashbi Ash-Shiddiqi, Sejarah dan Pengantar Ilmu Al-Qur’an

Comments