biarkan segala sesuatu pada tempatnya, tapi juga pisahkan untuk mengurainya, dalam segala sesuatu itu ada syareatnya, ada teori lahiriyahnya, ada teori batiniahnya atau ada ilmu tasawufnya, juga ada tarekatnya, dalam syareat itu ada syareat dan tasawuf, dalam tasawuf juga ada syareat dan tasawufnya, juga ada fakta hakikatnya, dalam hakikat ada sareat dan tasawufnya, dalam hakikat ada hakikat lagi di dalamnya, dan hakikatnya hakikat yaitu cahaya dalam cahaya, cahaya di atas cahaya, nurun ala nurin, cahaya cahaya yaitu Allah, seseorang harus melewati jalan untuk mencapai jalan, seseorang harus melewati tujuan biar hingga tujuan yang di tuju, seseorang harus melewati hidayah demi hidayah untuk mencapai puncak segala hidayah, seseorang harus melewati banyak persinggahan untuk mencapai persinggahan yang sejati, jangan tertipu oleh syaitan, yang membujukmu telah sampai, kemudian kau berhenti, sudah matipun kita masih menempuh persinggahan selanjutnya, dan menempuh perjalanan di alam ruh, dan sesudah alam ruh kita menempuh lagi alam mahsar, siang ini yaitu untuk menyiapkan bekal malam nanti, hari ini untuk besok, dan dunia untuk bekal akherat.
Mahkota Ruhani
Mahkota Ruhani
Comments
Post a Comment