Hudud Dan Hikmahnya

1. Hudud
Hudud ialah bentuk jamak dari kata had yang berarti pembatas antara dua
hal.
Artinya : “Had makna asalnya adalah, sesuatu yang membatasi dua hal.”
Adapun secara bahasa, arti had ialah pencegahan. Berbagai eksekusi
perbuatan maksiat dinamakan had alasannya ialah umumnya hukuman-hukuman
tersebut sanggup mencegah pelaku maksiat untuk kembali kepada kemaksiatan
yang pernah ia lakukan. Hukuman had merupakan media penjera pelaku
maksiat sampai ia tak mau mengulangi kemaksiatannya.
Sedangkan berdasarkan istilah syar’i, hudud ialah hukuman-hukuman
tertentu yang telah ditetapkan Allah sebagai hukuman aturan terhadap pelaku
tindak kejahatan selain pembunuhan dan penganiayaan. Tujuan inti dari hudud
yaitu mewujudkan kemaslahatan manusia. Dalam istilah fikih, banyak sekali tindak
kejahatan yang diancam dengan eksekusi had diistilahkan dengan jaraimul
hudud. Macam jaraimul hudud yang senantiasa dikupas dalam banyak sekali
acuan fikih adalah;
a. Zina
b. Qadhaf (menuduh perempuan baik-baik berbuat zina)
c. Mencuri
d. Meminum khamr
e. Murtad
f. Bughat
g. Hirabah (mengambil harta orang lain dengan kekerasan / bahaya senjata,
dan terkadang diikuti dengan agresi pembunuhan).
2. Zina
Secara bahasa, zina ialah memasukkan alat kelamin pria ke dalam alat
kelamin perempuan yang mendatangkan syahwat, dalam persetubuhan yang
haram, yang tidak terikat oleh kekerabatan ijab kabul yang sah.
Adapun maksud dari persetubuhan yang haram berdasarkan zat perbuatannya
ialah masuknya kemaluan pria ke dalam kemaluan perempuan yang bukan
Mahramnya (hubungan seksual diluar ijab kabul atau perkawinan sah).

Comments