Jalaludin Rumi telah meriwayatkan pada zaman Nabi Isa di daerah Yerusalem masih ada banyak orang yang memiliki sifat ingin tahu urusan orang lain dan iri hati.
Nabi Isa adalah seorang Nabi yang dianugerahkan Allah beberapa mukjizat diantaranya adalah dapat menghidupkan kembali orang yang telah mati.
para pengikut nabi Isa yang iri dengan kemampuan tersebut meminta kepada Beliau untuk menyebutkan kalam apa yang diucapkan nabi Isa sewaktu menghidupkan orang mati.
Beliau pun berkata "aku tidak akan memberitahukan kalam ini kepada kalian karena nantinya akan disalahgunakan."
mereka berkata : "katakanlah wahai Nabi Isa kami tidak akan menyalahgunakannya. justru itu akan mempertebal iman kami".
nabi Isa pun mengatakan kalam tersebut.
suatau ketika mereka berjalan disebuah hutan dan menemui tulang belulang berserakan di sana-sini. mereka berujar : "ayo kita terapkan kalam tersebut ke tulang -tulang ini untuk membuktikannya apakah bisa hidup kembali atau tidak."
maka mereka segera mengucapkan kalam yang diberikan nabi Isa, seketika itu juga tulang belulang itu mulai ditumbuhi daging kemudian bulu-bulu dan berubah menjadi binatang buas. kontan saja mereka lari tunggang langgang apalah daya gerakan binatang buas lebih cepat dan tercabi-cabiklah mereka serta menjadi santapan binatang buas hasil dari perbuatan iri dan dengki.
Comments
Post a Comment